AKUNTANSI PENANAMAN DANA BANK & CONTOH’nya

Nama : Amalia Rosary

NPM   : 40208101

Klas    : 2DA03

AKUNTANSI PENANAMAN DANA BANK
DEFINISI

Akuntansi Perbankan memberikan pengertian yang serupa mengenai bank. “Bank adalah lembaga keuangan yang menyediakan pengkreditan, bank tersebut adalah menanam kembali dana yang dihimpun.

Simpanan dari pihak ketiga kepada bank yang penarikannya dilakukan setiap saat dengan menggunakan cek, surat perintah pembayaran lainnya atau dengan pemindahbukuan.

Salah satu contohnya :

TRANSAKSI GIRO

Dapat dilakukan dari peristiwa setoran nasabah baik tunai maupun kliring, setoran dari transfer, pemindahbukuan karena kliring atau transfer, penarikan tunai atau kliring penambahan karena jasa giro dan bunga dsb.

TRANSAKSI PEMBUKAAN REKENING GIRO DAN PENYETORAN

  • SETORAN TUNAI

Ny. Diony calon nasabah  Bank DKI ingin membuka rekening giro pada Cabang Jakarta dengan melakukan setoran  tunai sebagai setoran awal rekening gironya sebesar Rp 100.000.000,00 dan biaya administrasi untuk buku cek sebesar Rp 50.000,00

D: Kas       Rp.  100.050.000,00

K:Giro Ny. Diony     Rp.  100.000.000,00

K:Persediaan buku cek     Rp.           50.000,00

  • SETORAN KLIRING

Ny. Diony menyerahkan cek giro BANK BNI sebesar  Rp 10.000.000,00 untuk disetorkan pada rekening gironya di BANK DKI.

D:  BANK Indonesia -giro    Rp 10.000.000,00

K: Warkat Kliring     Rp 10.000.000,00

  • Pada waktu kliring berhasil

D: Warkat Kliring     Rp.  10.000.000,00

K: Giro Ny. Diony    Rp.  10.000.000,00

  • PENYETORAN MELALUI TRANSFER

Ny. Diony menerima transfer dari Ibu Endang nasabah BANK BCA sebesar Rp 5.000.000,00

D: Giro BCA      Rp 5.000.000,00

K: Giro Ny. Diony     Rp 5.000.000,00

TRANSAKSI-TRANSAKSI INTERN DAN EKSTERN DALAM BANK

Transaksi adalah awal proses akuntansi.

Transaksi  dapat  dibedakan  menjadi  2,  yaitu:   transaksi   intern  dan transaksi ekstern.

Transaksi   intern   adalah   transaksi   yang  mempengaruhi   pos-pos dalam bank saja, yaitu tidak melibatkan pihak ketiga.

Transaksi   ekstern   adalah   transaksi   yang   dilakukan   karena melibatkan pihak ketiga dan bank, dan menyebabkan berubahnya hutang atau piutang bank.

Contoh transaksi intern dan ekstern:

1. PT.  Bank  “Mutiara”  membeli  sebuah  mobil  (harta)  seharga  Rp 50.000.000,- dari sebuah toko mobil dan dibayar tunai.Transaksi tersebut merupakan transaksi intern, karena walaupun melibatkan  pihak  ketiga   tetapi   tidak  menyebabkan  berubahnya posisi hutang maupun piutang bank.

2. Bank  “Mutiara”  mengeluarkan  kas  untuk  membayar  pelunasan deposito berjangka nasabah sebesar Rp 15.000.000,-.Transaksi   tersebut   merupakan   transaksi   ekstern   karena megakibatkan   berubahnya   hutang   bank   kepada   nasabah sekaligus harta bank.

3. Pemegang  saham  menyetor  modal  sebesar  Rp  100.000.000,- secara tunai.Transaksi   ini  merupakan   transaksi  ekstern,  karena  melibatkan pihak   ketiga,   dalam   hal   ini   pemegang   saham,   sehingga mengakibatkan berubahnya posisi modal sekaligus harta.

4. Bank  mencairkan  penarikan  cek  debitur  nasabah  sebesar  Rp 200.000.000,-.Transaksi   ini   adalah   transaksi   ekstern   karena  menyebabkan timbulnya piutang bank kepada nasabahnya, yakni debitur.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: